Home / 18+ / Cerita Sex Janda Montok Yang Tersesat

Cerita Sex Janda Montok Yang Tersesat

Cerita Sex Janda Montok Yang Tersesat

Peristiwa ini terjadi beberapa bulan yang lalu. Sabtu malam yang cerah aku terpaksa menunggu rumah sendirian keluarga semua pergi ke Bandung menghadiri acara pernikahan saudara sepupuku, aku perkenalkan diri dulu namaku Beno 25 tahun tampangku biasa-biasa aja dengan kulit sawo matang dengan tinggi 170 cm dan berat 60 kg. Pembaca mungkin menyangka aku gendut Itu sama sekali tidak tepat karena aku rajin fitness hingga otot2ku pun terbentuk walaupun tidak sekekar Ade Rai.

Aku bekerja di satu perusahaan swasta di kotaku aku tinggal di kota kecil di bagian Barat Jakarta dan sekarang aku masih menyandang predikat jomblo namun aku selalu enjoy menjalaninya.

Sabtu malam itu tidak seperti biasanya teman-temanku yang sebagian jomblo juga (mungkin aku perlu bikin perkumpulan Jomblo Merana, hehehe…) tidak keliatan batang hidungnya aku yang nungguin rumah sendirian akhirnya cuma bisa duduk sambil mengisap rokok putih di teras depan rumah sambil cuci mata pada cewe-cewe yang lewat di jalan depan rumahku. Tak terasa jam sudah menunjukkan pukul 11 malam rasa kantuk sudah mulai menyerang aku pun bergegas masuk ke rumah begitu tanganku hendak meraih gagang pintu aku dikejutkan suara becak yang direm mendadak spontan aku liat ada yang terjadi.

Ternyata seorang wanita kira-kira berumur 33 tahunan turun dari becak kemudian membayar ongkos ke abang becak itu, aku masih terpaku melihat apa yang akan dilakukan oleh wanita dengan kulit sawo matang dan berwajah sensual itu. Tingginya kira-kira 160 cm dan beratnya mungkin 57 kg dengan payudara yang besar kira2 36C dan pantat yang besar pula serta perut yang sudah tidak rata lagi. Wanita itu memakai baju terusan dengan rambut digelung ke atas menambah kesensualannya tanpa dikomando penisku lagi berdiri tegang.

“Permisi…”, suara lembutnya membuyarkan lamunanku. “Eh…iya, Bu…” jawabku sekenanya. “Pak Anto nya ada?”

aku jadi bingung karena nama orang tuaku bukan Anto dengan cepat aku baru sadar kalo rumah yang aku tempati sekarang dulu adalah milik Pak Anto yang sekarang sudah pindah di kota di provinsi Jawa Tengah.

Akhirnya aku jelaskan padanya tentang keadaan saat ini dia pun bingung hendak ke mana karena tidak ada sanak sodara di kota ini kemudian aku persilakan masuk wanita itu ke dalam ruang tamu setelah melalui percakapan singkat dapat kuketahui kalo wanita itu bernama Minah, sepupu Pak Anto dari Boyolali dan aku tahu kalo dia telah hidup menjanda selama 10 tahun semenjak kematian suaminya.

“Dik Beno, ibu saat ini bingung mau tidur di mana. Lha wong sudah malam begini mau melanjutkan perjalanan sudah tidak ada bis lagi” kebingungan meliputi dirinya. “Sudahlah Bu Minah…Ibu sementara bermalam di sini dulu besok Ibu bisa ke tempat Pak Anto,” aku coba menenangkannya sambil mataku mencuri-curi pandang ke arah gundukan di dadanya yang membusung itu.

Mengetahui hal itu Bu Minah jadi salah tingkah sambil tersenyum penuh arti akhirnya Bu Minah setuju untuk bermalam di rumahku. Aku persiapkan kamarku untuk tidur Bu Minah tak lupa aku buatkan teh panas untuk menyegarkan tubuhnya kemudian aku persilakan Bu Minah untuk membersihkan badan dulu di kamar mandi.

aku menunggu dengan menonton tv di ruang tengah bayangan tubuh montok Bu Minah menjadikan burungku jadi makin berdiri keras saja, ditimpali suara kecipakan air di kamar mandi terdengar dari tempatku.
“Mas Beno…” aku dikejutkan panggilan Bu Minah dari kamar mandi. “Iya Bu… Ada apa?” aku bergegas menuju ke kamar mandi. “Ibu lupa tidak bawa handuk. Ibu boleh pinjem handuk mas Beno?” terdengar suara Bu Minah dari balik pintu kamar mandi. “Boleh kok, Bu. Saya ambilkan sebentar, Bu”, aku ambil handukku di jemuran belakang.

“Ini Bu handuknya” perlahan pintu kamar mandi dibuka oleh Bu Minah aku sodorkan handuk ke tangan Bu Minah yang menggapai dari balik pintu tak kusangka sodoran tanganku terlalu keras sehingga mendorong pintu terbuka lebar hingga badanku terhuyung ke depan ikut masuk ke kamar mandi aku menubruk badan Bu Minah. Aku peluk tubuh bugil Bu Minah agar aku tidak jatuh Bu Minah pun memeluk tubuhku erat-erat agar tidak terpeleset. “Aahhh…” Bu Minah menjerit kecil aku rasakan buah dada bu Minah yang besar itu dalam pelukanku Penisku langsung tegang mengenai perut Bu Minah beberapa detik kami terdiam.
“Ih, mas Beno kok meluk aku sih…” katanya manja tanpa melepas pelukannya padaku wajahku merah padam aku tidak bisa menyembunyikan hasratku yang meletup-letup “Kaalauu…akkuu lepass …nantii akku liat ibu Minah telaanjaang donggg..”, jawabku terbata-bata dengan nafas tersengal menahan gejolak birahi aku tekan-tekan penisku yang masih terbungkus celana ke perutnya.

Cerita Sex Janda Montok Yang Tersesat

“Aacchh…sungguh nikmat sekali” batinku karena aku baru pertama kali ini memeluk wanita dalam keadaan telanjang bulat. “Burung mas Beno nakal…” katanya manja sambil tangannya merogoh penisku dari balik celana training yang aku pakai dielus dan dikocoknya perlahan penisku. “Ouuugghhh…” aku hanya bisa mendesah. “Burung Mas Beno besar sekali…” aku tidak tahu apakah dengan panjang 16 cm dan diameter 4 cm itu penisku termasuk besar, entahlah mungkin Bu Minah sebelumnya hanya tahu penis dibawah ukuranku dan aku pun tidak tinggal diam aku remes-remes teteknya yang gede itu sambil aku emut putingnya.

“Mmmhhh… enak banget mas…”
Tangan kiriku langsung turun ke vaginanya yang mulai basah itu aku gesek-gesek dengan jariku dan aku mainkan klitorisnya.

“Mas….” hanya itu yang bisa Bu Minah ucapkan dengan mata sayu sementara tangannya masih mengocok penisku dengan pelan. “Mas…Mas Beno….aku wis ora kuat….” suaranya parau “Masukin sekarang ya, Mas….”

aku jadi bingung karena belum pernah ML sebelumnya dengan malu-malu aku pun beranikan diri bertanya, “Bu, caranya gimana?” Bu Minah tersenyum genit. “Oh mas Beno masih bujang tong-tong to?” Kemudian Bu Minah membalikan badannya dengan berpegangan pada bak mandi Bu Minah mengambil posisi nungging aku yang udah gak sabar langsung mengarahkan penisku ke vagina yang merah merekah dengan rambut kemaluan yang tercukur rapi tapi gagal karena aku tidak tahu lubang kenikmatan itu “Sini mas Reno biar aku bantu…” Bu Minah yang mengerti keadaanku langsung menyamber batang penisku kemudian diarahkannya ke lubang vaginanya.

Kepala penisku menyentuh bibir vaginanya Oouugghhh… sungguh kenikmatan yang luar biasa yang baru aku rasakan kemudian aku dorong penisku ke dalam vagina Bu Minah agak susah memang. “Mas…pelan-pelan. aku udah lama tidak kaya gini…” suara Bu Minah terdengar lirih tertahan aku majukan lagi penisku hingga tinggal setengahnya yang belum masuk ke lubang kenikmatan Bu Minah memaju mundurkan pantatnya berulang-ulang Dan… Slleeepppp…. penisku seperti tertelah semuanya oleh vagina Bu Minah aku maju mundurkan penisku dengan cepat seperti yang aku liat di BF.

Cerita Sex Janda Montok Yang Tersesat

“Ooohhhh….masss….mmmhhhh….” hanya itu yang keluar dari mulut Bu Minah aku merasakan sensasi yang sangat luar biasa pada saat itu.

Dan belum ada 30 kocokan aku merasakan akan memuntahkan spermaku.”Bu…. aku mau keluar…” aku percepat sodokan-sodokan penisku ke vagina Bu Minah dengan gerakan yang luwes Bu Minah memutar-mutar pantatnya mengimbangi sodokanku melihat goyangan pantat Bu Minah yang erotis itu aku semakin tidak sanggup menahan laju spermaku aku percepat sodokanku…. dan… “Ooouuugggghhhh…..” aku tekan kuat2-kuat penisku hingga menyentuh dasar rahim Bu Minah “Crrootttt…..ccrrrooottt….cccrrottt….” penisku menyemburkan sperma sebanyak 15 kali ke vagina Bu Minah.

Goyangan-goyangan erotis pantat Bu Minah mengiringi siraman spermaku. “Oooohhhhh….” aku terkulai lemas aku peluk tubuh Bu Minah dari belakang dengan tangan meremas-remas tetek Bu Minah yang besar walaupun sudah agak kendur sementara penisku yang masih tegang tenggelam dalam vagina Bu Minah yang enak itu nafas kami masih tersenggal-senggal lama kami terdiam meresapi sisa-sisa kenikmatan yang baru saja dilalui.

“Mas Beno….” Bu Minah lirih memanggilku. “Udahan dulu ya Mas.., aku capek banget. aku mau istirahat dulu”. aku bisa memahami kondisi tubuh Bu Minah setelah melakukan perjalanan panjang.

Akhirnya aku tidur bareng Bu Minah di kamarku dan tentunya masih ada kejadian2 kenikmatan yang kami lakukan berdua setelah itu nanti akan aku ceritakan buat pembaca semua nya ya.

 

Video bokep Indonesia

About admin

Check Also

Cerita Sex Jeritan Nikmat Tante Nindi

Cerita Sex Jeritan Nikmat Tante Nindi

Cerita Sex Jeritan Nikmat Tante Nindi Pada suatu hari yang cerah pagi pagi sekali sekitar …